Traces of Dutch Colonial Heritage in Bekri as a Social Studies Learning Resource

  • Nabita Deassy Sabilla IAIN METRO
  • Karsiwan Karsiwan Institut Agama Islam Negeri Metro Lampung
Keywords: Jejak Peninggalan, Kolonial Belanda, Bekri

Abstract

Bekri Subdistrict is one of the subdistricts in Central Lampung that was administered by a Dutch controleur during the colonial period, assisted by an indigenous demang. This study aims to describe the remnants of the Dutch colonial period in Bekri and to provide historical insight by utilizing these remains as sources of local history learning. These historical remnants serve to remind the community of the importance of preserving and protecting cultural heritage, which must be consciously maintained for the benefit of present and future generations. The colonial remains found in Bekri include buildings, structures, sites, and cultural heritage areas, such as the facilities of PT Perkebunan Nusantara VII (palm oil plantation) and railway stations. This research employed a qualitative approach using a social survey research design based on direct human observation. Data were collected through interviews, observations, and documentation techniques.

References

Anis madhan, Ramazan, dkk, (2023). Identifikasi bangunan bangunan peninggalan Sejarah masa colonial Belanda di pesisir timur aceh: 7(2), 86-106.

Bella mira, sukardi, & sholeh kabib,(2020). Nilai nilai Sejarah dan budaya bangunan masa kolonial di komplek pertamina plaju Palembang sebagai sumber pembelajaran Sejarah, 4(1), 34-47.

Dafrina, A., Muhammad, M., Andriani, D., & Fitri, R. (2022). Identifikasi Bangunan Kolonial pada Hunian di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe sebagai Aset Heritage. Jurnal Serambi Engineering, 7(2), 3163-3172. https://doi.org/10.32672/jse.v7i2.4209.

Hartati umi, sumiyatun, & prasetyo bangun ardhi, (2020). Cagar budaya sebagai sumber Sejarah lokal: jurnal diakronika, 20(2).

Kartodirdjo, Sartono. (2005). Pendekatan Ilmu Sosial DalamMetodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Mansyur syahruddin, (2014). Jejak voc kolonial Belanda di pulau buru (abad 17-20 m): jurnal penelitian dan pengembangan arkeologi, 32(1).

Prasetyo bangun ardhi, & sumiyatun, (2022). Inventarisasi potensi cagar budaya peninggalan masa penjajahan Belanda sebagai sumber Sejarah local di kecamatan bekri kabupaten lampung Tengah tahun 2019: jurnal swarnadwipa, 6(2).

Prasetyo, O., & Kumalasari, D. (2021). Nilai-Nilai Tradisi Peusijuek Sebagai Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal: Indonesia. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(3), 359365. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i3.1387.

Sjamsuddin, Helius. 2012. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, R&D, dan Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sulaiman hasti, dkk, (2018). Menelusuri jejak Sejarah peninggalan portugis di kampung numba: jurnal historia, 6(2) 237-250.

Suwarni, & firmansyah haris, (2019). Analisis wisata di kota kolonial Pontianak: jurnal of history,1(1).

Zakaria (wawancara), petugas / karyawan stasiun KA rengas, kecamatan bekri.

Haqiqi (wawancara), petugas/ karyawan stasiun KA kecamatan bekri.

Published
2024-12-16
How to Cite
Sabilla, N., & Karsiwan, K. (2024). Traces of Dutch Colonial Heritage in Bekri as a Social Studies Learning Resource. Mentari : Journal of Islamic Primary School, 2(4), 344-351. Retrieved from https://ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1623
Section
Articles