Analisis Kombinasi Teknologi Baru Pengembangan Aplikasi Pengantar Makanan Pada Digital IT Service Melalui Workflow Dan Process Automation

  • Isra Ruddin Universitas Pradita Banten Indonesia
  • Handri Santoso Universitas Pradita Banten Indonesia
  • Richardus Eko Indrajit Universitas Pradita Banten Indonesia
  • Erick Dazki Universitas Pradita Banten Indonesia
Keywords: Applications, Food Delivery, New Technology, Business Model, Online Platform

Abstract

Penyedia layanan pengiriman makanan dapat dikategorikan sebagai Pengiriman Restoran-ke- Konsumen atau operasi pengiriman Platform-ke-Konsumen. Penyedia Pengiriman Restoran-ke- Konsumen membuat makanan dan mengirimkannya, seperti yang ditunjukkan oleh penyedia, seperti KFC, McDonald's, Pizza Hut dan lainnya. Urutan dapat dibuat langsung melalui platform online. Food Delivery Online membutuhkan layanan pengiriman real-time yang sangat efisien dan dapat diskalakan. Kombinasi dari teknologi baru memberikan kesan yang besar jumlah peluang bisnis bagi para pengusaha. Pada bagian ini menargetkan untuk menunjukkan konvergensi teknologi baru ini dalam dimensi bisnis dan mengeksplorasi titik sayatan untuk perusahaan rintisan di masa depan melalui contoh spesifik mobil self-driving. IoT memecahkan masalah konektivitas, yang berarti perangkat pintar yang berbeda di masa depan bisa mendapatkan terhubung dan bertukar data satu sama lain. AI sangat meningkatkan tingkat otomatisasi mesin sehingga mereka dapat melakukan tugas yang sama seperti manusia. Persimpangan AI dan IoT tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dan efek sinergi di antara mereka sangat menjanjikan. Pengusaha dengan latar belakang bisnis yang lebih tradisional memberikan peringkat yang lebih tinggi pada bagian saluran. Di sektor tradisional, saluran dapat dipandang sebagai aset penting dalam operasi bisnis. Perusahaan yang memiliki saluran distribusi premium dapat diberkahi dengan keunggulan luar biasa dalam persaingan pasar, dan pola pikir seperti itu akan diwariskan kurang lebih dalam kegiatan bisnis berikut. Berbeda dengan sektor tradisional, saluran masuk ekonomi baru biasanya transparan. Sama seperti di E-commerce atau industri digital, media internet bagi semua perusahaan untuk menjangkau pelanggan

References

Abdullah Umar, Agung Hari Sasongko, Glory Aguzman dan Sugiharto. 2018. Business Model Canvas As A Solution For Competing Strategy Of Small Business in Indonesia. International Journal of Entrepreneurship Volume 22, Issue 1, 2018.
Afifudin, Et.al. 2012. Metodeologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.
Arikuntoro, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rieneka Cipta.
Bernabo, M., Garcia-Bassets, I., Gaines, L., Knauer, C., Lewis, A., Nguyen, L., & Zolfaghari, L. 2009. Technological convergence throughout the eras: Part 2 – cellular and computers. Business Strategy Series, 10(1), 12-18.
Castells, M., Fernandez-Ardevol, M., Qiu, J., and Sey, A. 2004. The Mobile Communication Society: A cross-cultural analysis of available evidence on the social uses of wireless communication technology. International Workshop on Wireless Communication Policies and Prospects: A Global Perspective. 8-9 October, Los Angeles.
Chesbrough, H. and Rosenbloom, R. S. 2002. ‘The role of the business model in capturing value from innovation: evidence from xerox corporation’s technology spin-off companies’, Industrial and corporate change 11(3), 529–555.
Johnson, M. W. 2010. Seizing the white space: Business model innovation for growth and renewal, Harvard Business Press.
Kubera, G. 2010. Najlepsze technologie dekady. http://technowinki.onet.pl/artykuly/najlepsze-technologiedekady,1,3169467,artykul.html.
Lumpkin, G. T. and Dess, G. G. 2004. ‘E-business strategies and internet business models:: How the internet adds value’, Organizational Dynamics 33(2), 161–173.
Magretta, J. 2002. ‘Why business models matter?’, Harvard Business School Boston, MA pp. 86–92
Osterwalder, A. and Pigneur, Y. 2010. Business model generation: a handbook for visionaries, game changers, and challengers, John Wiley & Sons.
Osterwalder, A., Pigneur, Y. and Tucci, C. L. 2005. ‘Clarifying business models: Origins, present, and future of the concept’, Communications of the association for Information Systems 16(1), 1.
Sanusi, Anwar. 2016 Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta : Salemba Empat.
Sch¨afer, T., Sedlmeier, P., St¨adtler, C. and Huron, D. 2013. ‘The psychological functions of music listening’, Frontiers in psychology 4, 511.
Schaltegger, S., Hansen, E. G. and L¨udeke-Freund, F. 2016. ‘Business models for sustainability: Origins, present research, and future avenues’.
Teece, D. J. 2010. ‘Business models, business strategy and innovation’, Long range planning 43(2-3), 172– 194.
Tully, C. 2003. Growing up in Technological Worlds: How Modern Technologies Shape the Everyday Lives of Young People. Bulletin of Science Technology Society, 23(6), 444-456.
Zhao, Zhenzhen dan Balague, Christine. 2015. Designing branded mobile apps: Fundamentals and recommendations. ScienceDirect, 58, pp. 305-315.
Zott, C. and Amit, R. 2017. ‘Business model innovation: how to create value in a digital world’, GfK Marketing Intelligence Review 9(1), 18.
Published
2022-03-21
How to Cite
Ruddin, I., Santoso, H., Indrajit, R., & Dazki, E. (2022). Analisis Kombinasi Teknologi Baru Pengembangan Aplikasi Pengantar Makanan Pada Digital IT Service Melalui Workflow Dan Process Automation. JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 21(1), 141-150. Retrieved from https://ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/lentera/article/view/626
Section
Articles