Peran Ajaran Tasawuf Sebagai Psikoterapi Mengatasi Konflik Batin

  • Waslah Waslah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA)
Keywords: Keywords: Mysticism, Psychotherapy, Inner Conflict

Abstract

Abstract: Amid the crises of life which is too materialistic, secular as well as a very hard life, economically and psychologically, Sufism provides the antidote spiritual, which gives resilience to the crisis of spirituality modern which has resulted in them no longer know who he is meaning and purpose of life on earth. The lack of clarity on the meaning and purpose of life, eventually resulted in a prolonged agony. The purpose of this study to determine the type - the type of inner conflict can be resolved with psychotherapy mysticism, Sufism as describe the role of psychotherapy in overcoming inner conflicts, and to describe the implementation of Sufism as psychotherapy in overcoming inner conflicts. This research includes the study of literature and when viewed in terms of closers including qualitative research because the data presented in the form of a statement. the answer of psychological problems, Sufism teaches about a happy life. Happy life should be alive and well both physically and mentally. Live happily with the inner conflict will never be obtained. This is because the happiness that is created will throw the whole mind - brain inner nature.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifudin dan Beni Ahmad Saebani. 2009.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PustakaSetia.
Alishah,Omar. 2002.Tasawuf sebagai Terapi. Bandung :Pustaka Hidayah.
Al-Taftazani, Abu Al Wafa Al-Ghanimi. 1997.Sufi dari Zaman KeZaman. Bandung :Pustaka,
Alwi,Hasan. 2005.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :Balai Pustaka.
Annajar,Amin. 2004.Psikoterapi Sufistik dalam Kehidupan Modern.Bandung :Mizan Media Utama.
Arifin,Isep Zainal.2009. Bimbingan Penyuluhan Islam,Pengembangan Dakwah Melalui Psikoterapi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
KArtanegara, Mulyadi. 2006. Menyelami Lubuk Tasawuf. Jakarta: Erlangga
Moleong, Lexy. 1990.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung :Pustaka.
Nata, Abuddin. 2010. Akhlaq Tasawuf. Jakarta: PT. Raja Grafindo
Nuriyah,Fasikhatun.2008. Tasawuf Sebagai Terapi Atas Problem Psikologis Manusia Menurut Omar Alishah dalam Bukunya “Tasawuf Sebagai Terapi” (Perspektif Bimbingan Konseling Islam). Semarang :Fakultas Dakwah IAIN Walisongo.
Solihin dan Rosihon Anwar. 2008. Ilmu Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia
Riyadi,Agus.2005.Konsep Dzikir Menurut AlQur’an Sebagai Terapi Penderita Psikoneurotik (Analisis Bimbingan Konseling Islam). Semarang :Fakultas Dakwah IAIN Walisongo.
Soleh, Moh. 2005.Agama Sebagai Terapi. Yogyakarta :Pustaka Pelajar.
Syukur,M. Amin. 2003.Tasawuf Kontekstual Solusi Problem Manusia Modern. Yogyakarta: Pustaka.
Sugiono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :Pestaka Setia.
Zakiah Daradjat. 1982. Pendidikan Agama dalam Pembinaan Mental. Jakarta: Bulan Bintang
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoterapi
http://www.keajaibanhati.com/2012/08/spiritual-mind-power-revolution.htmldiaksestgl. 29 Agustus 2016
Afifudin dan Beni Ahmad Saebani. 2009.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PustakaSetia.
Alishah,Omar. 2002.Tasawuf sebagai Terapi. Bandung :Pustaka Hidayah.
Al-Taftazani, Abu Al Wafa Al-Ghanimi. 1997.Sufi dari Zaman KeZaman. Bandung :Pustaka,
Alwi,Hasan. 2005.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :Balai Pustaka.
Annajar,Amin. 2004.Psikoterapi Sufistik dalam Kehidupan Modern.Bandung :Mizan Media Utama.
Arifin,Isep Zainal.2009. Bimbingan Penyuluhan Islam,Pengembangan Dakwah Melalui Psikoterapi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
KArtanegara, Mulyadi. 2006. Menyelami Lubuk Tasawuf. Jakarta: Erlangga
Moleong, Lexy. 1990.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung :Pustaka.
Nata, Abuddin. 2010. Akhlaq Tasawuf. Jakarta: PT. Raja Grafindo
Nuriyah,Fasikhatun.2008. Tasawuf Sebagai Terapi Atas Problem Psikologis Manusia Menurut Omar Alishah dalam Bukunya “Tasawuf Sebagai Terapi” (Perspektif Bimbingan Konseling Islam). Semarang :Fakultas Dakwah IAIN Walisongo.
Solihin dan Rosihon Anwar. 2008. Ilmu Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia
Riyadi,Agus.2005.Konsep Dzikir Menurut AlQur’an Sebagai Terapi Penderita Psikoneurotik (Analisis Bimbingan Konseling Islam). Semarang :Fakultas Dakwah IAIN Walisongo.
Soleh, Moh. 2005.Agama Sebagai Terapi. Yogyakarta :Pustaka Pelajar.
Syukur,M. Amin. 2003.Tasawuf Kontekstual Solusi Problem Manusia Modern. Yogyakarta: Pustaka.
Sugiono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :Pestaka Setia.
Zakiah Daradjat. 1982. Pendidikan Agama dalam Pembinaan Mental. Jakarta: Bulan Bintang
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoterapi
http://www.keajaibanhati.com/2012/08/spiritual-mind-power-revolution.html diaksestgl. 29 Agustus 2016.
Kultural, Dakwah. “DAKWAH KULTURAL, KARYA ‘ ULAMA INDONESIA Kajian Untuk Menangkal Radikalisme Agama Muh. Barid Nizaruddin Wajdi 1.” Lentera 1 (2016): 37–54.
Wajdi, M Barid Nizarudin. “HARMONISASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DENGAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL.” Jurnal Studi Islam: Pancawahana 11, no. 1 (2016): 51–78.
Wajdi, Muh. Barid Nizarudin. “المناهج التعليمية للغة العربية في تطوير المفردات لغير الناطقين بها.” At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah; Vol 5 No 1 (2016): January 2016 (2016). http://ejournal.stitmuhpacitan.ac.id/index.php/tajdid/article/view/15.
Wajdi, Muh Barid Nizaruddin. “Arabic Learning Skill.” AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah 3, no. 2 (2016): 32–47.
Wajdi, Muh Barid Nizarudin. “Monopoli Dagang Dalam Kajian Fiqih Islam.” AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah 4, no. 2 (2016): 81–99.
Published
2017-12-18
How to Cite
Waslah, W. (2017, December 18). Peran Ajaran Tasawuf Sebagai Psikoterapi Mengatasi Konflik Batin. JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 3(1), 25-40. Retrieved from http://ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/lentera/article/view/196
Section
Articles